Stan Scale Up di Jambore Masyarakat Gambut Mendapat Apresiasi Pengunjung

Jambi, Scale Up – Kegiatan Jambore Masyarakat Gambut pada hari kedua yang digelar di GOR Kotabaru Jambi pada hari Ahad, 6 November 2016 diisi dengan Dialog dan Pentas Inovasi Rakyat ‘Bisnis dan Pemasaran Produk Gambut’ serta Inovasi Rakyat: Wakil dari Petani. Selain itu digelar pula Pondok Komunitas, Dialog dan Pondok Belajar. Antusiasme masyarakat terhadap kegiatan

Scale Up Isi Klinik Resolusi Konflik dalam Jambore Masyarakat Gambut

Jambi, Scale Up – Dalam kegiatan Jambore Masyarakat Gambut disediakan ruang berbagi pengetahuan bagi siapapun yang diberi nama Pondok Belajar. Beberapa lembaga berpartisipasi memberikan materi belajar dengan tema yang berbeda satu dengan lainnya. Berbagi suatu pengalaman resolusi konflik yang telah dilakukan masyarakat menjadi tema Pondok Belajar Scale Up dalam Jambore Masyarakat Gambut pada Ahad, 6

Mendorong Masyarakat Peduli Gambut Lewat Kegiatan Jambore

Scale Up, Jambi – Jambi pada 5 hingga 7 November 2016 menjadi perhatian nasional karena kegiatan Jambore Masyarakat Gambut resmi dibuka oleh Kepala Badan Restorasi Gambut Nazir Foead, Wakil Gubernur Jambi Fahrori Umar, Sekjen Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Bambang Hendroyono, Direktur Jenderal Pengembangan Daerah Tertentu, Kementerian Desa PDT dan Transmigrasi Suprayoga Hadi. Kegiatan perdana

Kementerian LH: Hutan yang Dikelola Masyarakat Minim Titik Api

BENGKULU, KOMPAS.com — Direktur Penyiapan Kawasan Perhutanan Sosial Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Wiratno, menyebutkan bahwa kawasan hutan yang dikelola masyarakat justru minim titik api. “Selama peristiwa kabut asap terbukti titik api dari kawasan hutan yang dikelola masyarakat paling minim. Paling banyak titik api berasal dari hutan yang dikelola oleh perusahaan,” kata Wiratno dalam Workshop Konsultasi Publik

Diprediksi Hutan di Riau, Kalteng dan Jambi “Hilang”

Jakarta (SatuNusantara)- Kondisi hutan nusantara semakin memperihatinkan. Hal itu disinyalir akibat perluasan lahan yang tidak terkontrol. Beberapa pemerhati lingkungan menyatakan, bila kondisi ini terus dibiarkan, maka dalam rentang 10 tahun kedepan jumlah hutan akan terus terpuruk alias menyusut. Bahkan diprediksi beberapa hutan di tanah air seperti, hutan Riau akan hilang diikuti dengan Hutan Kalimantan Tengah

Warga Sei Kumango, Rohul Hampir Bentrok dengan Karyawan

PT SSL Dilaporkan Polisi, Ratusan warga Sei Kumango, Kecamatan Tambusai datangi Polres Rohul. Masa melaporkan PT SSL telah yang telah kerahkan karyawan untuk mencabuti tanaman padi warga. Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- Sekira 340 warga Sei Kumango, Kecamatan Tambusai kembali mendatangi Markas Kepolisian Resor (Polres) Rokan Hulu (Rohul), Rabu(19/8/15) sore. Kedatangan warga adalah untuk melaporkan pihak PT Sumatera Silva

Agra Jambi Minta PT REKI Hentikan Intimidasi Melibatkan Militer

jambibagus.com, Jambi – PT Restorasi Ekosistem Indonesia (PT REKI) seharusnya menjadi pihak terdepan dalam menghormati hak-hak masyarakat. Tetapi justru melakukan pelanggaran terhadap hak masyakat di wilayah konsesinya, khususnya hak Suku Anak Dalam (SAD). Dalam catatan AGRA-Jambi, pada masa menjelang Ramadhan hingga saat ini, aktivitas intimidasi yang dilakukan PT REKI mengalami peningkatan. Pada awalnya intimidasi itu

TFD Lakukan Dialog Lapang dengan Masyarakat Sakai untuk Menggali Komitmen Perusahaan terhadap “Deforestation Free”

Scale Up, Pekanbaru 29 April 2015 – Komunitas masyarakat Adat Sakai di Desa Minas Barat, Dusun Minas Asal, pada 29 April 2015 mendapat kunjungan lapang dari sejumlah anggota TFD. Peserta disambut baik oleh masyarakat dengan harapan kunjungan lapang TFD dapat mendorong PT. Arara Abadi mengembalikan Hak Ulayat. Komunitas masyarakat Adat Sakai, saat ini sedang dalam