Penduduk Teluk Meranti Beralih Jadi Peternak Walet

Pelalawan (ANTARA News) – Sebahagian besar penduduk Teluk Meranti, Pelalawan, Riau kini sudah beralih menjadi peternak walet sebagai alternatif sumber mata pencarian, sejak mereka dilarang menggarap dan membakar hutan sebagai sumber hidup pada tahun 2004. “Kini di Kelurahan Teluk Meranti terdapat sekitar 190-an rumah sarang walet,” kata Lurah Kecamatan Teluk Meranti Nursidin di Pelalawan, Rabu. Read more about Penduduk Teluk Meranti Beralih Jadi Peternak Walet[…]

Tuah Nanas di Rawa Penyengat

Saat sawit ditebas berganti nanas, nasib membawa peruntungan dan harapan baru bagi warga Rawa Penyengat, Riau. Lahan gambut nan rentan kini terjaga dari kekurangan air agar api tak lagi menyengsarakan. Rawa gambut Penyengat masih menyisakan tajuk sawit. Berbeda di Kampung Adat Asli Anak Rawa Penyengat, kerindangan sawit tak nampak lagi menjadi tanaman utama. Masyarakat menggantikannya Read more about Tuah Nanas di Rawa Penyengat[…]

Warga Sungai Sialang Demo PT. Sindora Seraya

Rokan Hilir, Scale Up – Masyarakat Sungai Sialang Hulu, Kecamatan Batu Hampar pada Rabu (19/7) menggelar aksi demonstrasi di PT. Sindora Seraya. Masyarakat yang tergabung dalam Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani) Mekar Jaya menuding pihak perusahaan melakukan penyerobotan lahan. Gapoktan Mekar Jaya mendapatkan legalitas untuk mengelola lahan seluas 500 hektar dari Kepenghuluan Sungai Sialang Hulu pada Read more about Warga Sungai Sialang Demo PT. Sindora Seraya[…]

Pekerjaan Rumah Restorasi Gambut

Oleh : Muhamad Isomuddin “Restorasi gambut merupakan upaya penyelamatan ekosistem dengan menjaga lahan tetap basah. Banyak pekerjaan rumah yang harus dilakukan berbagai pihak agar agenda ini dapat terselenggara dengan baik. Tantangan paling nyata adalah pelibatan masyarakat sebagai aktor utama restorasi. Serta pencegahan dan penindakan praktik korupsi terintegrasi dengan sistem penegakan hukum.” Masih teringat jelas, kebakaran Read more about Pekerjaan Rumah Restorasi Gambut[…]

Darah Naga dan Perempuan Penjaga Bukit Betabuh

Oleh : Istiqomah Marfu’ah “Di tepi Bukit Betabuh, seorang perempuan memiliki cara sendiri dalam menjaga kelestarian hutan. Baginya, menjaga ialah bagaimana mengumpulkan sebanyak-banyaknya ceceran darah naga di dalam hutan. Darah naga yang awalnya hanya untuk keluarga, kini menjadi budidaya masyarakat Desa Air Buluh.” Risma Wati (31), ibu 3 anak  yang akrab disapa Ides, terus berupaya Read more about Darah Naga dan Perempuan Penjaga Bukit Betabuh[…]

Restorasi Bukan Sebuah Pengampunan

Palembang, Scale Up – Lebih dari 2,6 juta hektar hutan dan lahan gambut di Indonesia dilumat api, setara dengan 36 kali lipat luas Provinsi Jakarta. Lahan gambut merupakan wilayah yang paling besar dilanda kebakaran. Jumlah luasan lahan terbakar tersebut, belum termasuk masyarakat jumlah yang terpapar asap, lepasnya emisi karbon dan nilai kerugian ekonomi. Atas tragedi Read more about Restorasi Bukan Sebuah Pengampunan[…]

Dari Cerita Berlanjut ke Budidaya Kelulut

Scale Up, Koto Lamo – Di desa Koto Lamo, budidaya madu kelulut menjadi pijakan langkah kelompok tani hutan merajut itikad bersama untuk berhenti melakukan aktivitas bebalak (pembalakan) kayu hutan. Demikian ungkap Nuskan (36), berbagi cerita tentang pengalaman beraktivitas di desa Koto Lamo, Riau. Ia mengawali ceritanya dari kemelut kesatuan masyarakat adat yang berada di dalam Read more about Dari Cerita Berlanjut ke Budidaya Kelulut[…]

Konsultasi Publik Kajian NKT : Pemahaman dan Kebingungan

Scale Up. Pekanbaru – Pada hari Kamis (06/04/2017), berkumpul berbagai perwakilan dari masyarakat, aparatur desa, lembaga swadaya masyarakat, konsultan, perusahaan, pemerintah kabupaten, dan provinsi serta kepolisian di ruang pertemuan kantor Kecamatan Teluk Meranti. Mereka dikumpulkan oleh FFI (Flora Fauna International) dalam forum konsultasi publik yang membahas hasil kajian NKT (Nilai Konservasi Tinggi) di wilayah RE Read more about Konsultasi Publik Kajian NKT : Pemahaman dan Kebingungan[…]

Bagaimana Masyarakat Kampar Beradaptasi dengan banjir

Syafrizaldi, The Jakarta Post – Banjir telah menjadi peristiwa tahunan yang tak terelakkan bagi masyarakat yang tinggal di sepanjang tepi Sungai Kampar di Propinsi Riau. Di mana-mana pemukiman tergenang termasuk lahan pertanian, dan jalan pun tak luput dari genangan. Meskipun dalam kondisi suram tersebut, warga tetap berdoa dan berharap pemerintah daerah bisa melakukan sesuatu untuk Read more about Bagaimana Masyarakat Kampar Beradaptasi dengan banjir[…]

How the Kampar People Adapt to floods

Syafrizaldi, The Jakarta Post – Floods have become an inevitable annual occurrence for people living along the banks of the Kampar River in Riau province, inundating settlements, farmland and everything else in the way. Despite such gloomy conditions, a number of residents, while praying that the local administration does something to improve the situation, have Read more about How the Kampar People Adapt to floods[…]