Tuah Nanas di Rawa Penyengat

Saat sawit ditebas berganti nanas, nasib membawa peruntungan dan harapan baru bagi warga Rawa Penyengat, Riau. Lahan gambut nan rentan kini terjaga dari kekurangan air agar api tak lagi menyengsarakan. Rawa gambut Penyengat masih menyisakan tajuk sawit. Berbeda di Kampung Adat Asli Anak Rawa Penyengat, kerindangan sawit tak nampak lagi menjadi tanaman utama. Masyarakat menggantikannya Read more about Tuah Nanas di Rawa Penyengat[…]

Pekerjaan Rumah Restorasi Gambut

Oleh : Muhamad Isomuddin “Restorasi gambut merupakan upaya penyelamatan ekosistem dengan menjaga lahan tetap basah. Banyak pekerjaan rumah yang harus dilakukan berbagai pihak agar agenda ini dapat terselenggara dengan baik. Tantangan paling nyata adalah pelibatan masyarakat sebagai aktor utama restorasi. Serta pencegahan dan penindakan praktik korupsi terintegrasi dengan sistem penegakan hukum.” Masih teringat jelas, kebakaran Read more about Pekerjaan Rumah Restorasi Gambut[…]

Darah Naga dan Perempuan Penjaga Bukit Betabuh

Oleh : Istiqomah Marfu’ah “Di tepi Bukit Betabuh, seorang perempuan memiliki cara sendiri dalam menjaga kelestarian hutan. Baginya, menjaga ialah bagaimana mengumpulkan sebanyak-banyaknya ceceran darah naga di dalam hutan. Darah naga yang awalnya hanya untuk keluarga, kini menjadi budidaya masyarakat Desa Air Buluh.” Risma Wati (31), ibu 3 anak  yang akrab disapa Ides, terus berupaya Read more about Darah Naga dan Perempuan Penjaga Bukit Betabuh[…]

Memahami Hak Suku Asli

Di seluruh kepulauan Indonesia, hak ulayat merupakan hak tertinggi yang dimiliki oleh masyarakat adat/asli. Hukum ulayat memberi kewenangan kepada masyarakat asli untuk mengelola hasil-hasil lahan yang ada di wilayah keruangan mereka. Sedangkan status tanah ulayat merupakan tanah kepunyaan bersama dalam suku asli Dengan kata lain, masyarakat asli berhak atas tanah ulayatnya baik untuk pengerjaan tanah Read more about Memahami Hak Suku Asli[…]

Hak Masyarakat Adat Dilindungi Perserikatan Bangsa Bangsa

Masyarakat adat/asli boleh sedikit berlapang hati. Hak-hak masyarakat asli atas kemandirian diakui secara internasional. Pengakuan ini kemudian dikukuhkan dalam deklarasi Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) pada 13 September 2007 yang lalu di New York, Amerika Serikat Ada beberapa pasal dalam deklarasi yang mengatur lebih lanjut tentang hak menentukan nasib masyarakat sendiri termasuk kekayaan alam yang ada Read more about Hak Masyarakat Adat Dilindungi Perserikatan Bangsa Bangsa[…]

Hutan Desa untuk Kesejahteraan

Lembaga desa sendiri harus berusaha menjadikan hutan desa sebagai sumber peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar kawasan Masyarakat adat/asli kini diberikan kesempatan untuk dalam mengelola hutan untuk peningkatan kesejahteraan. Pada tanggal 25 Agustus 2008 lalu pemerintah telah menerbitkan Peraturan Menteri Kehutanan Nomor P.49/Menhut-II/2008 tentang Hutan Desa. Dalam peraturan ini Menteri Kehutanan membuka seluas-luasnya kemandirian masyarakat adat/asli Read more about Hutan Desa untuk Kesejahteraan[…]