Scale Up Melatih KPH Se-Riau

Scale Up Melatih KPH Se-Riau

14 November 2019 296

Pekanbaru - Scale Up  melatih KPH se Riau pada pelatihan Media Konflik  digelar di hotel Resty Menara selama tiga hari dan dimulai pada Rabu hingga Jumat tepatnya pada tanggal 30 Oktober hingga 1 November 2019.

 “Scale Up diberi kepercayaan untuk melatih peserta dari berbagai perwakilan KPH yang ada di Riau, diantaranya ialah KPH  Tasik Besar Serkap, Suligi Batu gajah, Kampar Kiri, Tebing Tinggi, maupun KPH Minas tahura," kata Kepala UPT KPH Tasik Besar Serkap  Dr. M. Genta di Pekanbaru, Rabu.

Kepala UPT KPH Tasik Besar Serkap mengharapkan dengan adanya pelatihan Internal mediasi konflik ini, konflik-konflik yang belum dapat diselesaikan di wilayah KPH khususnya di Riau dapat segera terselesaikan.

"Jika tidak bisa selesai semua, diharapkan setelah mendapat pelatihan dari tim scale up maka yang bertugas dilapangan setidaknya dapat meminimalisir konflik-konflik yang terjadi," jelasnya.

 Ia menyampaikan, bahwa salah satu wilayah KPH yang sangat rentan dan banyak terdapat konflik terdapat di wilayah Pelalawan.

"Konflik yang ada ini adalah konflik yang terjadi antara masyarakat dan perusahaan maupun masyarakat dengan negara, sebab di daerah pelalawan itu banyak terdapat konsesi yang telah ditetapkan oleh negara, namun dilapangan sering konflik karna ada tanah milik masyarakat adat atau tanah yang telah diupayakan masyarakat termuat dalam surat keputusan pemerintah," paparnya.

Mudah-mudahan, lanjutnya, melalui pelatihan yang diberikan scale up ini, para petugas KPH dapat mengaplikasikan ilmu yang di dapat saat kembali menjalankan tugasnya.

"Selain itu, saya juga berharap Petugas atau Pegawai KPH dapat menjadi mediator dalam menangani atau memediasi konflik," ucapnya.

Direktur Scale Up M.Rawa El Amady, menyampiakn bahwa untuk melatih KPH seriau ini telah membentuk tim training yaitu Istiqomah Marfuah, Mora Dingin, Fajar Sepyono dan saya sendiri (M.Rawa El Amdy). Adapun materi yang disampaikan meliputi pengetahuan umum yang dibutuhkan untuk penyelesaian konflik, pengetahuan teknis dan praktek-praktek mediasi konflik.