Scale UP Inisiasi Pembentukan Unit Penanganan Konflik Apkasindo

Scale UP Inisiasi Pembentukan Unit Penanganan Konflik Apkasindo

25 Oktober 2018 68
Sustainable Social Development Partnership (Scale Up) menginisiasi pembentukan Unit Penanganan Konflik pada Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO)  Riau. Unit ini nantinya bertugas menangani konflik untuk seluruh anggota APKASINDO se – Riau.
 
Pertemuan itu berlangsung dalam suasana yang rileks di kantor Scale Up. Direktur Scale Up, M Rawa El Amady mengatakan pada pertemuan itu pihaknya tak sekadar bersilaturahmi. Tapi, sekaligus berkonsultasi mengenai langkah-langkah atau tahapan yang harus dilakukan di Unit Penanganan Resolusi Konflik.
 
“Sudah disepakati APKASINDO bahwa Scale Up diberi kepercayaan untuk membentuk Unit penanganan konflik APKASINDO Riau,” kata Direktur Scale Up M.Rawa EL Amady di Pekanbaru, Kamis 25 Oktober 2018.  
 
Adapun tugas unit ini adalah melakukan edukasi kepada pengurus-pengurus APKASINDO, baik di provinsi maupun di kabupaten. Edukasi ini meliputi pembelajaran tentang konflik dan keterampilan menangani konflik. Scale Up sendiri bertindak sebagai advisor. Secara kelembagaan Unit Penanganan Konflik ini berada di bawah struktur APKASINDO Provinsi Riau.
 
“Saya berterima kasih kepada Scale Up yang bersedia membantu kami untuk membangun unit ini. Unit ini sangat kami perlukan, seperti penyakit unit itu bak dokter spesialis bagi kami. Maka secepatnya kami merealisasikan Unit Penangangan Konflik itu” ujar Ketua Umum Apkasindo Riau, Gulat ME Manurung.  
 
Pada kesempatan ini, Gulat juga mendampingi anggota APKASINDO DPD Inhu yang sedang berkonflik dengan perusahaan HTI untuk mediasi dengan Scale Up.
 
 “Hari ini, kami dari Apkasindo Riau mendampingi DPD Apkasindo Inhu untuk mediasi bersama Scale Up terkait kasus penyerobotan lahan petani oleh perusahaan HTI di Desa Semelinang Darat, Desa Kulim Jaya, Desa Kota Medan dan Desa Talang Tujuh Buah Tangga Kecamatan Rakit Kulim,” pungkasnya.