Home

PUBLIKASI - BULETIN

 

SCALE UP NEWSLETTER 2011

Scale Up News_Ed02_2011

Peluang Pengelolaan Hutan Berbasis Masyarakat di KPHP Tasik Besar Serkap [Scale Up Newsletter - Edisi II Tahun 2011]

Semenjak ditetapkannya wilayah KPHP Model Tasik Besar Serkap oleh Menhut pada 21 September 2010, atau yang lebih dikenal dengan wilayah Semenanjung Kampar, menjadi salah satu wujud nyata bentuk desentralisasi sektor kehutanan, karena organisasi KPHP Tasik Besar Serkap adalah organisasi perangkat daerah. Salah satu peran strategis pembentukan KPH adalah : Optimalisasi akses masyarakat terhadap hutan. Keberadaan KPH di tingkat lapangan [...]

Scale Up News_Ed01_2011

KPH dan Pengelolaan Hutan Kolaboratif [Scale Up Newsletter - Edisi I Tahun 2011]

Pengelolaan hutan masih dihadapkan pada masalah klasik yang sampai saat ini belum terpecahkan, yaitu bagaimana hutan negara dapat ditetapkan dan diakui luas dan batas-batasnya; bagaimana manajemen hutan berada dalam lingkungan yang kondusif dan terbebas dari belenggu ekonomi biaya tinggi. Dua masalah tersebut dapat dianggap sebagai penghambat pembangunan kehutanan yang pro-investasi (berpihak kepada investasi) dan pro-poor (berpihak kepada rakyat miskin) [...]

 

 

BULETIN SCALE UP 2011

Buletin Scale Up_Ed03_2011

Konflik dan Pengelolaan Sumber Daya Alam Kolaboratif [Buletin Scale Up - Edisi III Tahun 2011]

Pengelolaan kolaboratif melibatkan pengambilan keputusan bersama oleh pemerintah, masyarakat, LSM, dan sektor swasta mengenai akses dan pemanfaatan sumber daya alam. Borrini-Feyerabend et al. (2000) menyatakan bahwa pengelolaan kolaboratif adalah suatu situasi di mana dua pihak atau lebih berperundingan, menetapkan dan menjamin di antara mereka sendiri untuk saling berbagi dalam fungsi-fungsi pengelolaan, hak-hak, dan tanggung jawab [...]

English Version
Buletin Scale Up_Ed02_2011

Konflik Sumber Daya Alam dan Penghidupan yang Berkelanjutan [Buletin Scale Up - Edisi II Tahun 2011]

Sumber daya-sumber daya alam sangat penting untuk kehidupan banyak rumah tangga di daerah pedesaan. Konflik sumber daya alam dapat berguna untuk membuat kebutuhan-kebutuhan dan hak-hak menjadi lebih jelas serta menolong menyelesaikan ketidakadilan atau ketidakmerataan dalam pengelolaan sumber daya. Walaupun demikian, beberapa konflik berpotensi untuk menjadi hambatan bagi kehidupan dan pengelolaan sumber daya yang berkelanjutan [...]

English Version

Buletin Scale Up_Ed01_2011

Konflik Sumber Daya Alam Berbasis Masyarakat [Buletin Scale Up - Edisi I Tahun 2011]

Orang-orang memiliki pemanfaatan yang berbeda-beda atas sumber daya - sumber daya seperti hutan, air, padang rumput, dan lahan, dan ingin mengelolanya dengan cara yang berbeda. Dengan mengetahui kebutuhan dan kepentingan yang berbeda-beda ini dapat membantu menyampaikan cara pengelolaan yang berhasil sehingga setiap orang mendapatkan manfaat sebesar mungkin. Meskipun demikian, perbedaan-perbedaan tersebut dapat menghasilkan konflik apabila [...]

English Version

 

BULETIN SCALE UP 2010

Buletin Scale Up_Ed02_2010

Bagaimana Wujud FPIC/KBDD dalam REDD? [Buletin Scale Up - Edisi II Tahun 2010]

Dunia internasional saat ini sedang mengarahkan perhatiannya terhadap Pemanasan Global. Sederhananya pemanasan global dapat dilihat naiknya suhu rata-rata permukaan bumi sehingga manusia merasakan suhu di bumi semakin lama kian terasa panas sebagaimana yang terjadi sekarang. Penyebabnya antara lain karena semakin meningkatnya polusi udara dari berbagai macam gas seperti karbon, metan dan lain-lain, yang dikenal dengan istilah Emisi (buangan) Gas Rumah Kaca (GRK) [...]

 

Buletin Scale Up_Ed01_2010

Apa itu REDD? [Buletin Scale Up - Edisi I Tahun 2010]

Sekarang ini hampir seluruh penghuni di atas planet bumi merasakan bahwa bumi kian lama kian terasa panas. Keadaan ini merupakan dampak dari proses kenaikan suhu rata-rata permukaan bumi yang disebabkan oleh meningkatnya polusi udara dari berbagai macam gas seperti karbon, metan dan lain-lain yang proses ini dikenal sebagai Pemanasan Global. Meningkatnya polusi udara dari macam gas seperti karbon, memiliki istilah populer, yaitu yang disebut dengan [...]


 

BULETIN SCALE UP 2009

Buletin Scale Up_Ed_c_2009

Memaknai FPIC (Free, Prior, Informed, and Consent)

Prinsip FPIC sebagai sebuah instrumen internasional, telah berkembang sejak beberapa puluh tahun belakangan. Instrumen ini dikuatkan dalam deklarasi PBB tentang Hak-Hak Masyarakat Adat, pada mulanya FPIC berkembang pada lingkup hukum kesehatan. Bernadinus Steni (2008) menuliskan bahwa FPIC di dunia kesehatan mensyaratkan pasien harus mengetahui setiap proses dan jenis pengobatan yang akan dilaluinya. Dalam bidang lain FPIC diakui [...]

 

Buletin Scale Up_Ed_b_2009

Kampar Peninsula, untuk Keberlanjutan Kehidupan, Nol Pemanasan Bumi

Kawasan Kampar Peninsula berada di sebelah Timur Propinsi Riau, terletak di antara 101 derajat 50' dan 103 derajat 07' Bujur Timur serta 0 derajat 10' dan 1 derajat 14' Lintang Utara, dengan luas areal 702.129 hektar. 96 persennya merupakan tutupan lahan basah. Secara administrasi kawasan yang memiliki kubah gambut hingga kedalaman 20 meter ini terletak di Kabupaten Siak (38%) dan Kabupaten Pelalawan (62%). Di sekitar kawasan ini terdapat 17 desa dengan penduduk [...]

 

Buletin Scale Up_Ed_a_2009

Masyarakat adat/asli sudah memiliki peta kearifan lokal dalam kesehariannya. Sungai, batu besar, pohon kayu, dan benda alam lainnya sejak dahulu telah digunakan sebagai peta batas lahan antar keluarga bahkan batas desa/kampung. Namun peta komunal dalam pikiran ini perlu dipindahkan ke atas kertas sebagai bentuk penulisan kembali sejarah masyarakat asli. dengan membuat peta kampung, orang luar dapat lebih memahami sejarah dan perkembangan komunitas [...]

 

 

Tentang Kami

Pengalaman
Layanan
Mitra & Link
Publikasi
Foto