Home

Kamis, 6 Desember 2012
Desa Penyengat Ajukan Rencana Usulan IUPHHK Hutan Desa ke Bupati Siak
Oleh : Romesh Irawan Putra

Siak, Scale Up - Pada tahun 2010 yang lalu menteri kehutanan telah menetapkan wilayah KPHP Model Tasik Besar Serkap di Provinsi Riau yang menjadi salah satu wujud nyata bentuk desentralisasi sector kehutanan dan merupakan sebuah peluang bagi masyarakat untuk mendapatkan hak pengelolaan atas hutan dalam bentuk perizinan. Wilayah KPHP Tasik Besar Serkap ini berada di dalam wilayah administrasi Kabupaten Siak dan Kabupaten Pelalawan.

Berdasarkan penetapan KPHP Tasik Besar Serkap, Scale Up sebagai pendamping masyarakat Desa Penyengat menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat dalam lokakarya yang di selenggarakan oleh pemerintah desa tentang tujuan dan fungsi KPH serta peluang- peluang masyarakat mendapatkan hak kelola atas hutan, lokakarya ini juga turut mengundang Dinas Kehutanan kabupaten siak, Camat sei. Apit hingga Dinas Kehutanan Provinsi Riau sebagai narasumber, Namun hanya dinas kehutanan provinsi yang bisa menghadiri lokakarya ini (2/6/2012).

Berawal dari informasi Dinas Kehutanan tersebut, maka masyarakat desa Penyengat membuat kesepakatan bersama melalui rapat desa, Rapat desa ini bertujuan untuk mengajukan peluang masyarakat desa atas pengelolaan hutan dalam wilayah Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Tasik Besar Serkap yang berada dalam administrasi desa Penyengat yang hutannya belum dibebani perizinan. Dengan demikian masyarakat Desa Penyengat bersepakat untuk mengajukan peluang hak kelola hutan, dengan model pengelolaan Hutan Desa dan Hutan Tanaman Rakyat sesuai dengan Permenhut P.53//Menhut-II/2011 tentang Hutan desa dan P.55/Menhut-II/2011 tentang Hutan Tanaman Rakyat. Selain kesepakatan pengajuan hak kelola ini, masyarakat juga membentuk Tim 9 yang di SK kan oleh Kepala desa dengan tugas pokoknya adalah menyiapkan syarat pengajuan Hutan Desa dan Hutan Tanaman Rakyat (4/10/2012).

Setelah lahirnya kesepakatan bersama, beberapa orang masyarakat desa Penyengat mendatangi BP DAS Indragiri- rokan Provinsi Riau yang difasilitasi oleh Scale Up untuk berdialog tentang rencana masyarakat desa Penyengat mengajukan usulan Hutan Desa dan Hutan Tanaman Rakyat. Kedatangan ini disambut oleh Ketua seksi kelembagaan yang menyarankan agar masyarakat memastikan terlebih dahulu kawasan hutan yang akan diajukan dan membangun komunikasi dengan berbagai pihak yang terkait seperti Badan Planologi Kementrian kehutanan (18/10/2012).

Untuk mengajukan rencana usulan Hutan Desa, masyarakat membentuk Lembaga Desa dan untuk mengajukan Hutan Tanaman Rakyat masyarakat juga membentuk Kelompok Tani Hutan. Pembentukan Lembaga Desa dan Kelompok Tani Hutan beserta dengan strukturnya melalui Rapat desa yang di selenggrakan oleh Pemerintah Desa dan Tim 9 (14/11/2012).

Dengan kegigihan dan kesabaran, akhirnya Tim 9 dan masyarakat telah mempersiapkan syarat pengajuan Hutan Desa. Syarat Pengajuan ini telah siap untuk di ajukan ke Bupati, hingga pada kamis, 6 Desember 2012 yang lalu Kepala desa, Ketua Lembaga Desa beserta beberapa orang anggota, Ketua adat dan ketua tim 9 yang difasilitasi oleh Scale Up mengajukan rencana usulan IUPHHK Hutan Desa langsung ke Bupati. Bupati melalui ajudannya siap menerima kedatangan masyarakat desa Penyengat di Rumah dinasnya. Setelah sholat asar perwakilan masyarakat di perbolehkan masuk keruang tamu dan disambut baik oleh Bupati. Dialogpun dimulai dengan menyampaikan keinginan masyarakat tentang rencana usulan IUPHHK Hutan desa. Secara simbolis Kepala desa Penyengat menyerahkan syarat pengajuan IUPHHK Hutan desa Kepada Bupati. Bupati menaggapi dengan baik dan akan mempelajari rencana usulan IUPHHK Hutan desa ini serta akan menindaklanjuti nya dengan catatan hutan yang ada di wilayah administrasi Desa Penyengat tidak boleh diperjualbelikan tetapi dijaga untuk masa depan anak cucu.

contact person :
Kepala desa Abet, S.H : 0811757477, 085307640091
Ketua Tim 9 Kehong : 085355857227