Home

Selasa, 24 Juli 2012
INFO JAMBI
Konflik Warga dengan PT. REKI

Posmetro, JAMBI – Ketua Serikat Petani Indonesia (SPI) Provinsi Jambi, Sarwadi, menyatakan dua orang pengurus SPI di Kabupaten Batanghari ditangkap polisi, kemarin sekitar pukul 10.30 WIB. Pengurus SPI tersebut adalah Mat Deddy, Ketua SPI Ranting Bahar Selatan, dan Ronggur Nihuta, Ketua Basis SPI Sungai Jerat.

Menurut Sarwadi, semula pihaknya diundang oleh Kepala Dinas Kehutanan Kabupaten Batanghari untuk menghadiri pertemuan membicarakan soal konflik antara anggota SPI dengan PT Restorasi Ekosistem Indonesia (REKI). Pertemuan tersebut sudah jauh hari dirancang. “Kami datang ke Muarabulian untuk menghadiri pertemuan tersebut. Begitu tiba di depan kantor Dinas Kehutanan, semenit kemudian tiba-tiba ada polisi yang tidak berseragam menarik dua pengurus tersebut. Ketika saya kejar dan saya tanyakan, polisi tadi hanya bilang silakan tanya ke Polres,” cerita Sarwadi.

Namun, ketika tiba di Kantor Polres Batanghari, Sarwadi dan pengurus lainnya dicegat di ruang jaga. Mereka tidak boleh masuk dan dilarang bertemu dengan Mat Deddy dan Ronggur. “Hingga sore ini (kemarin – red) jam enam, saya belum bisa ketemu mereka,” tegasnya.'

Kata Sarwadi, saat melakukan penangkapan, polisi tidak menunjukkan surat penangkapan. Mengenai alasan penangkapan, hingga saat ini pihaknya belum mendapat pemberitahuan resmi dari kepolisian.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Batanghari, Seokamto, ketika dihubungi koran ini tidak mengangkat panggilan. Ketika dikirimi pesan pendek, ia membalas. “Yang bersangkutan dalam pemeriksaan. Kalau mau konfirmasi silahkan datang besok (hari ini – red). Terima kasih,” kata Soekamto dalam pesan pendeknya.

(Reporter: Muhamad Usman)