Home

Rabu, 27 Maret 2013
Konflik PT RAKA, Pemprov Ukur Titik Koordinat Kampar-Rohul

Sampai saat ini sengketa lahan PT RAKA dengan warga belum tuntas. Sebagai upaya lanjutan, Pemprov Riau mengukur titik koordinat Kabupaten Kampar dan Rohul.

Riauterkini, PEKANBARU - Konflik PT Riau Agung Karya Abadi (RAKA) yang terus berkepanjangan mengharuskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau untuk melakukan pengukuran kembali terhadap batas antara Kabupaten Kampar dan Rokan Hulu. Dengan titik koordinat yang ada ini diharapkan bisa memberikan gambaran batas masing-masing desa termasuk Dana Lancang.

Hal ini diungkapkan Asisten I Setdaprov Riau, Abdul Latief kepada watawan, Selasa (26/3/13). "Jadi kita akan melakukan pengukuran titik koordinat sehingga batas lima desa termasuk Danau Lancang diketahui masuk ke kabupaten mana. Apa di Kampar ataupun Rohul," serunya.

Apalagi lima desa ini masih memiliki sengketa sehingga dalam putusan Mahkamah Agung, meminta lima desa ini ditetapkan terlebih dahulu batas-batasnya.

"Kita juga ketahui lima desa ini juga sengketa, jadi harus diselesaikan terlebih dahulu," imbuhnya.

Dalam penyelesaian konflik ini, Pemerintah mengacu pada Permendagri PP 78 terkait tata batas. Pemprov telah dua kali mengundang kedua belah pihak namun sekali lagi Rohul mangkir memenuhi undangan tersebut.

"Kita melakukan pertemuan kembali kita undang dua belah pihak tapi Rohul tidak datang. Jika memang 3 kali tidah hadir yang bersangkutan dianggap setuju dengan keputusan yang diambil," kata Latief.***(met)

Sumber :
http://riauterkini.com/hukum.php?arr=57998