subscribe: Posts | Comments

Pra KKI Regio Sumatera : Rumuskan Resolusi Konflik yang Bersifat Menyeluruh

0 comments
Pra KKI Regio Sumatera : Rumuskan Resolusi Konflik yang Bersifat Menyeluruh

Scale Up (Pekanbaru) – Demi terselenggaranya perubahan politik kehutanan dan untuk memberikan ruang seluas – luasnya kepada para pihak terkait isu – isu kehutanan daerah, Dewan Kehutanan Nasional (DKN) pada Senin – Rabu, 10 – 12 Oktober 2016 menyelenggarakan Pra KKI Regio Sumatera di Balai Diklat Kehutanan Pekanbaru – Riau.

Kongres yang mengambil tema “Penanganan Kebakaran Lahan dan Hutan Serta Konflik SDA Menuju Terlaksananya Tata Kelola Kehutanan yang Baik di Sumatera,” merupakan pra kegiatan Kongres Kehutanan Indonesia (KKI) VI yang akan diselenggarakan pada 29 Nopember – 2 Desember 2016 di Jakarta.

Diketahui bahwa KKI VI digelar guna memenuhi mandat para pihak bagi terselenggaranya perubahan politik kehutanan di Indonesia, disamping mempertanggungjawabkan hasil rumusan KKI V yang telah diselenggarakan pada November 2011 lalu.

Dalam helatan pra KKI Regio Sumatera di Pekanbaru, para pihak dapat menyampaikan gagasan dan pemikirannya serta mendialogkan persoalan hutan dan kehutanan yang muncul di lapangan berikut usulan -usulan solusinya.

Peserta yang hadir dalam kongres ini adalah konstituen/stakeholders kehutanan dari kalangan masyarakat, swasta, pemerintah dan pemerintah daerah, NGO, perguruan tinggi, asosiasi – asosiasi di bidang kehutanan, serta undangan lainnya yang terkait langsung maupun tidak langsung dengan urusan kehutanan, kementerian / lembaga dan sektor – sektor terkait seperti pertanian, badan pertanahan nasional, pertambangan, perdagangan, perindustrian, penegak hukum, anggota legislatif, dan lain-lain.

Scale Up melalui Harry Oktavian, yang hadir sebagai salah satu konstituen dari kamar LSM juga diundang sebagai narasumber. Tema yang disampaikan adalah “Pembelajaran Mediasi Konflik dan Pemberdayaan Masyarakat.” Dalam sesi penyampaian materi, Harry berbagi pengalaman bagaimana penyelesaian konflik yang dilakukan selama ini dalam isu pengelolaan sumber daya alam.

“Selain mediasi, Scale Up juga mengembangkan modul pelatihan untuk para pihak agar dapat melaksanakan resolusi konflik secara efektif. Pleatihan ini ditujukan untuk semua pihak baik masyarakat, pemerintah, bisnis, termasuk kalangan NGO juga, agar dalam penyelesaian konflik mengedepankan prinsip-prinsip berkeadilan, membangun relasi, dan seterusnya,” ungkap Direktur Eksekutif Scale Up ini.

Pra Kongres Kehutanan VI Regio Sumatera yang berlangsung di Kampus Balai Diklat Kehutanan Pekanbaru – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Jl .Soebrantas km 8.5 Pekanbaru ini, bertujuan untuk menghasilkan pemikiran-pemikiran terkait penanganan kebakaran lahan dan hutan serta resolusi konflik hutan Sumatera, sebagai masukan yang akan disampaikan oleh wakil peserta daerah dalam Kongres Kehutanan Indonesia VI, di Jakarta. Capaiannya antara lain terumuskannya konsep penanganan kebakaran lahan dan hutan serta resolusi konflik bersifat menyeluruh yang dituangkan dalam dokumen rekomendasi kebijakan. (mom-su)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture. Click on the picture to hear an audio file of the word.
Anti-spam image