subscribe: Posts | Comments

Scale Up dan ICCO-EU Gelar Voice Photography

0 comments
Scale Up dan ICCO-EU Gelar Voice Photography

Pekanbaru, Scale Up – Scale Up dan ICCO-EU sebagai penyelenggara kegiatan yang bekerjasama dengan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Pekanbaru, menggelar Pameran Voice Photography dan Talkshow pada Sabtu (16/09/2017) bertempat di Gedung Perpustakaan Soeman HS Jl. Jenderal Sudirman Pekanbaru.

Saat kegiatan pameran foto berlangsung, diselenggarakan talksow dengan tema ‘Pentingnya Voice Photography dalam Advokasi dan Kampaye Lingkungan dan Sosial Masyarakat Riau.’ Sementara Pameran Voice Photography itu sendiri mengusung tema ‘Ekplorasi produk dari Riau – Dengan mengedepankan aspek sosial ekonomi masyarakat sekitar operasi perusahaan dan aspek konservasi di Kabupaten Pelalawan, Siak, dan Kepulauan Meranti.’

Talkshow diikuti oleh 30 peserta dari unsur fotografer, pewarta foto, jurnalis, Lembaga Non Pemerintah, dan perusahaan. Kegiatan ini bertujuan untuk menjadi wadah berbagi pengalaman antara fotografer profesional dengan peserta tentang nilai penting sebuah foto. Narasumber dalam talkshow adalah Fotografer profesional dan Scale Up. Demikian ungkap Istiqomah Marfuah dari Scale Up sebagai penanggungjawab kegiatan.

Hadir sebagai narasumber talkshow adalah Widiarso, jurnalis foto dari Pekanbaru Pos dan Safrizaldi, fotografer yang banyak menulis untuk media cetak The Jakarta Post.

“Talkshow ini juga sebagai pengantar pengumuman pemenang Kompetisi Voice Photogrphy yang dilakukan pada 24 Agustus sampai 3 September 2017,” ujar Istiqomah yang sering dipanggil Jois.

Menurutnya, misi kompetisi dan eksibis Voice Photography ini adalah menyediakan ruang bagi jurnalis, fotografer, dan masyarakat untuk memamerkan karya voice photography. Selain itu, untuk menghubungkan advokasi dan kampanye masyarakat lokal Kabupaten Kepulauan Meranti, Kabupaten Siak dan Kabupaten Pelalawan tentang bisnis yang berkelanjutan, serta mempromosikan operasi bisnis dan konsumsi yang berkelanjutan di kalangan bisnis dan publik/konsumen.

“Melalui kompetisi dan eksibisi Voice photography, diharapkan mampu menggambarkan ekosistem dan kehidupan warga di wilayah kabupaten Siak, Pelalawan dan Kepulauan Meranti pasca adanya perubahan fungsi gambut dari penyangga aliran hidrologi dan penyimpan karbon menjadi areal pertanian/perkebunan intensif untuk tujuan komersial,” tegas Jois.

Foto ini bisa berhubungan dengan situasi masyarakat, lingkungan, hutan, dan, tumbuhan atau satwa endemic di area tersebut. Demikian katanya.

Diakhir acara, Scale Up kemudian mengumumkan pemenang kompetisi voice photography. Dalam kompetisi foto tersebut dimenangkan oleh M Akhwan, fotografer dari Riau Pos sebagai juara pertama. (mo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture. Click on the picture to hear an audio file of the word.
Anti-spam image