subscribe: Posts | Comments

Scale Up dan ICCO Taja Dialog multi Pihak di Jakarta

0 comments
Scale Up dan ICCO Taja Dialog multi Pihak di Jakarta

Scale Up, Jakarta – Scale Up kembali menyelenggarakan kegiatan Dialog multi Pihak, untuk acara ini membawa tema ‘Pembelajaran Implementasi Sustainability Roadmap dan Peran Masyarakat: Menuju Kelestarian Lingkungan dan Penghormatan Hak.’ Kegiatan diselenggarakan pada Selasa, 26 Juli 2016 mengambil tempat di Ruang Pertemuan Oria Ballroom I. Hotel Oria. Jl. KH. Wahid Hasyim, Jakarta. Hadir dalam kegiatan ini adalah perwakilan masyarakat dari tiga kabupaten yang ada di Riau, Civil Society Organisation (CSO), wakil beberapa perusahaan dan asosiasinya, dan pemerintah.

Dialog tersebut merupakan rangkaian dari dialog yang pernah dilaksanakan sebelumnya, di mana Scale Up bersama ICCO melalui program ASBALR PACT, dengan dukungan Uni Eropa, telah menyelenggarakan dialog multi pihak di Riau pada Maret 2016 yang lalu. Ketika itu kegiatan dihadiri oleh perwakilan Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), Asia Pulp and Paper (APP), perwakilan dari Kementerian Agraria dan Tataruang, perwakilan masyarakat dari tiga Kabupaten (Siak, Pelalawan, dan Kepulauan Meranti), dan perwakilan dari organisasi masyarakat sipil.

01-multipihak

Dalam dialog pada Maret 2016 lalu itu, dialog multi pihak telah berhasil mengumpulkan pandangan–pandangan tentang perlunya keselarasan dalam pembangunan dan dalam menjalankan kegiatan usaha. Masing-masing kelompok, baik pemerintah, perwakilan masyarakat telah mengidentifikasi pentingnya minimalisasi dampak negatif untuk memperluas keberhasilan unit usaha dan kegiatan usaha.

Menurut Program Officer Istiqomah Marfu’ah, saat ini Scale Up bersama ICCO, IBCSD, HuMa dan Jaringan Masyarakat Gambut Riau tergabung dalam program ASBALR-PACT memiliki visi mendorong bisnis berkelanjutan dan adanya pengakuan hak atas wilayah masyarakat baik secara turun temurun dan hak komunal melalui skema ADR.

“Salah satu tujuan program ini adalah pemenuhan HAM masyarakat yang berada di sekitar konsesi perusahaan HTI melalui implementasi prinsip HAM dan Bisnis,” ungkapnya.

02-multipihak

Selain itu, Direktur Eksekutif Scale Up Harry Oktavian menjelaskan, Scale Up adalah organisasi independen yang fokus pada pengembangan Alternative Dispute Resolution (ADR), pemenuhan hak – hak masyarakat terutama di wilayah operasional perusahaan, dan prinsip-prinsip Free, Prior, Informed and Consent (FPIC).

“Dan Scale Up bersama ICCO, IBCSD, HuMa dan JMG Riau saat ini berkolaborasi menjalankan program ASBALR-PACT, salah satunya adalah kegiatan yang sedang terselenggara saat ini,” katanya.

Tujuan multi-stakeholders roundtable dialog ini diselenggarakan untuk menfasilitasi adanya interaksi antar pihak, mengidentifikasi gaps antara kebijakan dan pelaksanaan, menyusun collaborative solving, serta untuk berbagi informasi dan elaborasi tentang peran perusahaan, masyarakat, dan pemerintah dalam upayanya untuk menghormati hak manusia. Demikian tutup Harry. (SU)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture. Click on the picture to hear an audio file of the word.
Anti-spam image