subscribe: Posts | Comments

Surat Pernyataan Bersama Pucuak Adat Beserta Ninik Mamak Luhak Saparampek Nagari Kapa

0 comments
Surat Pernyataan Bersama Pucuak Adat Beserta Ninik Mamak Luhak Saparampek Nagari Kapa

Pada hari ini, Kamis, Tanggal 28 Januari 2016 yang bertempat di Rumah Gadang Lubuk Pudiang, Nagari Kapa, Kecamatan Luhak Nan Duo, Kabupaten Pasaman Barat, Propinsi Sumatera Barat. Kami Pucuak Adat Beserta Ninik Mamak Luhak Saparampek Nagari Kapa dan Masyarakat Adat Nagari Kapa menyatakan sebagai berikut :
1. Bahwa PT. Permata Hijau Pasaman ( PT. PHP Wilmar Group ) yang telah mengolah dan telah menjadikan Tanah Ulayat Adat Nagari kami areal Inti perkebunan kelapa Sawit, hal itu dapat dibuktikan dengan Surat Pernyataan Penyerahan Kesepakatan Ninik Mamak / Pemangku AdaikPemegang Tanah Ulayat Dalam Wilayah Desa Kapar Utara dan Kapar Selatan Kenagarian Kapa yang dibuat tanggal 6 Februari 1997;
2. Bahwa PT. Permata Hijau Pasaman telah berusaha semenjak tahun 1997 diatas Tanah Ulayat Adat Nagari Kapa dan telah menerbitkan HGU tanpa persetujuan kami Pucuak Adat beserta Ninik Mamak Luhak Saparampek Nagari Kapa dan Masyarakat Adat Nagari Kapa;
3. Bahwa Kami Pucuak Adat beserta Ninik Mamak Pemangku Adat dan masyarakat adat tidak setuju dan akan melakukan segala upaya hukum atas niat PT. Permata Hijau Pasaman yang telah merampas Hak Ulayat Adat nagari kami yang berada di Perkebunan Inti dengan upaya menerbitkan Hak Guna Usaha, karena Tanah Ulayat tersebut adalah identitas masyarakat hukum adat dan tanah ulayat adat adalah berfungsi sebagai pembendaharaan tanah untuk masyarakat/ anak cucu kemenakan dimasa-masa mendatang;
4. Bahwa Kami Pucuak Adat beserta Ninik Mamak Pemangku Adat akan memberikan kesempatan kepada PT. Permata Hijau Pasaman untuk melanjutkan kembali Perkebunan Kelapa Sawit diareal Inti tersebut dengan konsep kontrak sewa atau pinjam pakai atas tanah ulayat adat. Maka terkait dengan waktu pengunaan yang terdahulu dari tahun 1997 sampai dengan sekarang oleh PT. Permata Hijau Pasaman, kami meminta PT. Permata Hijau Pasaman membayarkan dana kompensasi;
5. Bahwa PT. Permata Hijau Pasaman telah melakukan tindakan yang tidak transparan dalam melengkapi administrasi dan legalitas perizinan, serta Luasan Tanah Ulayat Nagari Kapa yang digunakan untuk usaha perkebunan kelapa sawit dan kami menduga telah terjadi indikasi KKN antara PT. Permata Hijau Pasaman dengan oknum Kantor Wilayah Badan Pertanahan Propinsi Sumatera Barat, hal itu terbukti dengan diabaikannya keberatan yang kami sampaikan ke Kantor Wilayah Badan Pertanahan Propinsi Sumatera barat (Bukti Surat Keberatan Terlampir);
6. Bahwa sesuai dengan Pasal 4, ayat 3 Peraturan Pemerintah No 40 tahun 1996 Tentang Hak Guna Usaha, Hak Guna Bangunan Dan Hak Pakai Atas Tanah Pemberian Hak Guna Usaha atas tanah yang telah dikuasai dengan hak tertentu sesuai dengan ketentuan yang berlaku, pelaksanaan ketentuan Hak Guna Usaha tersebut baru dapat dilaksanakan setelah terselesaikannya pelepasan hak tersebut sesuai dengan tata cara yang diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku. Maka kami tegaskan Areal Perkebuan Inti PT. Permata Hijau Pasaman memiliki hak diatasnya yaitu Hak Milik Adat.
Maka sebagaimana butir-butir pernyataan diatas, kami Pucuak Adat beserta Ninik Mamak Pemangku Adat dan masyarakat adat Nagari Kapa meminta kepada RSPO, Wilmar Internasional dan Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia membatalkan segala proses legalisasi yang dapat merampas Hak Ulayat Adat Masyarakat adat Nagari Kapa yang dimohonkan oleh PT. Permata Hijau Pasaman.
Demikianlah Surat Pernyataan Bersama ini kami sampaikan, atas bantuan dan kerjasamanya terimakasih.

Dibuat : di Nagari Kapa Pada : 28 Januari 2016 Pucuak Adat Nagari Kapa
ALMAN, SH GAMPO ALAM

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture. Click on the picture to hear an audio file of the word.
Anti-spam image