subscribe: Posts | Comments

Tentang Kami

Sustainable Social Development Partnership (Scale Up) atau Kemitraan Pembangunan Sosial Berkelanjutan adalah lembaga independen yang didirikan untuk mendorong terlaksananya pembangunan sosial yang akuntabel dan berkelanjutan melalui kemitraan (partnership) yang dinamis antara masyarakat sipil (civil society), pemerintah (government) dan sektor swasta (private sector) guna terciptanya tata pengaturan kehidupan sosial yang baik dan kesejahteraan sosial yang berkeadilan.

Scale Up didirikan oleh para pemerhati sosial, akademisi dan aktivis NGO dari berbagai latar belakang disiplin ilmu yang berpengalaman melakukan pemberdayaan masyarakat dalam upaya pembangunan sosial yang akuntabel dan berkelanjutan.

Pembangunan sosial yang akuntabel berkelanjutan memiliki hubungan yang tak terpisahkan dengan pembangunan sumberdaya alam dan sumberdaya Manusia. Ulah manusia melakukan eksploitasi sumberdaya alam secara berlebihan terbukti telah merusak basis sumberdaya alam dan tatanan sosial masyarakat adat/lokal yang memiliki ketergantungan pada sumberdaya hutan dan jasa lingkungannya. Ditambah adanya konflik sosial yang berkepanjangan sebagai akibat ekspansi penguasaan lahan (hutan dan tanah) yang diberikan pemerintah kepada sektor swasta. Ini fenomena sosial yang akan menjadi bom waktu dan akan memperparah beban masyarakat miskin.

Potret menakutkan dari konflik sosial dan kemiskinan sedang menghantui jutaan jiwa masyarakat Indonesia di pedesaan akibat eksploitasi sumberdaya alam yang kurang adil dan tidak berkelanjutan, terabainya eksistensi masyarakat lokal, praktik pemerintahan yang buruk, dan bencana lingkungan asap dan banjir. Bahkan lebih parahnya lagi, masyarakat miskin di pedesaan terancam keselamatannya untuk menghasilkan generasi yang sehat dan cerdas karena kehilangan hak-hak dasarnya akibat krisis pangan, air dan energi.

Scale Up percaya bahwa salah satu pintu masuk (entry point) penting untuk memperbaiki kondisi sosial yang ada sekarang yaitu dengan memperbaiki tanggung jawab sosial, menciptakan komunikasi yang seimbang dan demokratis antara masyarakat sipil, pemerintah dan sektor swasta yang berbeda kepentingan untuk menemukan kesepahaman bersama sehingga dapat merubah konflik menjadi mitra sejajar yang saling menguntungkan dan dapat menanggulangi kemiskinan.